Traffic Light ataukan Lampu taman
Inilah sebuah fenomena atau bisa di bilang kebiasaan yang tidak baik yang sering dilakukan sebagian besar pengguna jalan raya di kota Medan ini, tidak perduli itu pengendara sepeda motor ataupun mobil semuanya nyaris sama. Bisa dibilang jauh dari yang namanya safety ride yang sering digembar-gemborkan oleh salah satu produsen sepeda motor terbesar di Indonesia dalam iklan-iklannya di televisi.
Mungkin terlalu ekstrim kalau saya katakan hampir semua, ya tetapi begitulah kenyataanya karena yang tidak melakukan juga terpaksa akan dituntut untuk melakukannya, termasuk saya sendiri. Dulu waktu baru pertama kali menjejakkan kaki di kota medan ini saya sempat kagek kalau sedang berada dijalan, terutama jika berada dipersimpangan jalan dimana ada traffic light, sudah jelas-jelas lampu merah gak boleh jalan, eh malah tancap gas gak perduli ada polisi gak ada polisi tetap saja sama.
Agaknya memang ada benarnya apa yang pernah dikatakan temen-temen dari jakarta tempo hari, memang kedengerannya gak enak sih tapi memang itu kenyataannya, katanya kalau di medan traffic light itu sama aja dengan lampu taman, fungsinya bukan untuk mengatur lalu lintas melainkan hanya sebagai hiasan saja. bener gak sih.
Tapi saat ini saya lihat sudah mulai ada perubahan, di kawasan tertib lalu lintas seperti di Jl. Sudirman dan sekitarnya hal ini sudah jarang terjadi, mudah-mudahan saja kedepanya masyarakat kota medan lebih baik lagi dalam hal berkendara di jalan raya, sehingga tidak merugikan sesama pemakai jalan.






July 26th, 2008 at 2:50 am
Iya neh.. di kota Jambi juga sering seperti itu.. *btw saya juga sering lho* xixixixi
July 26th, 2008 at 3:33 am
mudah-mudahanya kedepannya para pengguna jalan akan lebih baik lagi ya….