SOP Grounding
Setelah beberapa hari network ditempat saya down akibat terimbas oleh petir dan setelah diteliti maka dapat disimpulkan apa saja yang menyebabkan perangkat tersebut terimbas gelombang elektromagnet yang dibawa oleh sang petir, gelombang electromagnet datang melewati kabel data outdoor dan listrik dari PLN. Hasil pengukuran grounding pada titik-titik grounding yang lama ternyata resistansinya sangat tinggi bahkan ada yang mencapai 65 ohm.
Dikarenakan anti petir yang dipasang di atas atap bangunan tidak dapat mengcover semua area disekitarnya juga merupakan salah satu penyebabnya. Menurut teorinya jika mengunakan lightning protector (viking) raduis coverage yang mampu dijangkaunya yaitu 45 derajat dari titik tertinggi anti petir itu sendiri, sehingga posisi antena dan radio yang terkena petir itu tidak tercover oleh anti petir.
Pengukuran grounding hendaknya dilakukan dari titik grounding tersebut ditancapkan ke bumi, untuk melakukan pengukuran ini lepaskan semua kabel grounding yang menuju ke perangkat network, jika pengukuran dilakukuan setelah grounding dihubungkan ke perangkat network tentu saja hasil resistensinya tidak murni berasal dari bumi, kerena perangkat network tersebut juga mempunyai resistansi tersendiri.
Untuk mendapat hasil grounding yang baik maka ada beberapa hal yang perlu di perhatikan diataranya;
1. Material kabel pembuatan grounding minimal adalah tembaga
2. Material bush bar pembuatan grounding minimal adalah tembaga
3. Sebaiknya memiliki bak kontrol yang baik (mudah di maintenance)
4. Untuk menghindari hubungan langsung antara bushbar dan besi/bahan bank control sebaiknya dipergunakan isolator
5. Seluruh kabel yang terhubung dengan bush bar (menempel dengan bush bar) sebaiknya di solder dengan tembaga/ perak.
Hasil yang didapat dari pengukuran minimal harus 0.5 ohm atau lebih rendah, jika diatas nilai tersebut grounding harus segera diperbaiki kembali.






June 27th, 2008 at 7:09 am
Pak hendra, perkenalkan nama saya aji, bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi di jakarta. Saya mempunyai masalah di salah satu tower tentang grounding. Untuk standar yang biasa kita gunakan di telekomunikasi biasanya syaratnya di bawah 1 Ohm. Tetapi warga di sekitar keberatan kalau pengukuran grounding berada di atas 0.03 Ohm. Jadi yang mau saya tanyakan, apakah pengaruhnya jika pengukuran hanya berada di bawah 1 Ohm?Jika pengukuran hasilnya hanya 0.9 Ohm,apakah gelombang elektromagnet tidak bisa terdistribusi ke bumi dengan baik dan apakah tidak bisa mengcover daerah sekitarnya dan perangkat?Untuk pengukuran minimal 0.5 Ohm apakah sudah ada standarnya,kalau ada, mohon di sharing ke saya pak sebagai literatur saya.
Terima kasih pak Hendra
July 4th, 2008 at 9:44 am
:aji salam kenal kembali, saya rasa bisa berpengaruh. kalo tower BTS anda groundingnya 0.9 ohm saja. takutnya gelombang elektromagnet tersebut mampir dulu ke perangkat radio anda, baru kemudian kebumi
August 5th, 2008 at 2:17 pm
Dear Pak Pranajaya, nama saya Ngumban Saragih, bekerja di salah satu perusahaan kontraktor tower telekomunikasi di Jakarta. Saya punya masalah grounding di salah satu tower. Saya telah memasang stick Rod panjang 4 m sebanyak 7 batang ditambah 1 btg ditanam sedalam 20 m, setelah diukur nilai tahanan adalah 20 ohm, padahal nilai tahanan yang harus dipenuhi adalah lebih kecil dari satu. Apa penyebab nilai tahanan begitu tinggi? Bagaimana caranya menurunkan nilai tahanan grounding?
Terima kasih pak.