Beberapa hari belakangan ini saya disibukkan dengan barang yang satu ini, ya namanya Qnap 209 Pro, si kotak hitam ajaib ini adalah sebuah storage device tepatnya NAS (Network Access Storage), dengan fitur yang cukup lengkap untuk sebuah storage sudah termasuk Linux OS didalamnya.
Tujuan dipakainya media ini adalah untuk memindahkan semua data user yang terdapat dalam server yang lama, karena server akan dialih fungsikan sebagai sebuah application server. Ternyata setupnya cukup mudah, interfacenya sudah memakai php sehingga dimungkinkan untuk akses via HTTP/web, oleh karena di tempat saya menggunakan Windows Domain Environment Network maka pada Network settingnya aktifkan TCP/IP Configuration dan Microsoft Networking untuk lebih detailnya silahkan baca manual usernya bisa di download disini, dan sebagai refrensi anda bisa juga baca disini.
Dengan mengaktifkan Microsoft Networking tersebut maka semua user dalam Active Directory pada Windows Domain anda akan kelihatan dan terbaca semua oleh Qnap 209 Pro, karena dalam OS Linuxnya Qnap 209 Pro ini sudah bulit in samba.conf yang dipergunakan linux untuk menjembatani Windows dan Linux, jika anda tidak puas dengan setting via HTTP silakan gunakan mode telnet sehingga anda bisa mengoprek habis samba.conf sesuai dengan keinginan anda masing-masing.
Jika terdapat masalah hak akses terhadap share folder yang sudah kita setting pada Qnap 209 Pro tersebut, pertama-tama silahkan baca manualnya sampai selesai, akan tetapi jika semua step yang ada pada manual user telah anda ikuti dan hasilnya masih tetap sama, maka silahkan update firmware Qnap 209 Pro tersebut dengan versi terbarunya disini. Setelah file .imgnya anda upload melalui update system pada Qnap 209 Pro setelah selesai silahkan restart kembali. Qnap 209 Pro Siap dipergunakan dengan firmware terbaru.
wah bagus neh informasinya, makasih ya mas Nurfajri, klo bisa tukeran link yah mas, saya pengen kyk mas fajri
ok linknya sudah saya add, silahkan cek disini, http://pranajayas.blogspot.com