Currently Browsing: Education

Entreprenuer Sejati

Gambar: becak kota Medan, dari www.caingram.info

Dua tahun sudah kaki saya menjajak tanah dikota medan sebuah kota tua yang terkenal dengan sebutan tanah deli, berangkat jauh meninggalkan kampung halaman untuk sebuah cita-cita yang masih jauh untuk dicapai. Kadang kala hati dan tubuh ini lelah, frustasi bahkan nyaris putus asa karena beban yang saya bawa sudah terasa berat sekali. Baru tersadari diri ini ketika melihat sesosok orang tua yang sudah hampir setengah abad dengan tanpa lelahnya dia berjuang untuk hidup didunia yang keras ini.

Akhirnya saya sadar bahwa beban yang saya rasakan dan saya alami masih belum seberapa dibandingkan orang tua tersebut, adalah Pak Selamet seorang pedagang cendol keliling dengan gigih dan tak hentinya dikayuh becak pengangkut barang dagangannya setiap hari menuju pangkalan tempatnya biasa menjajakan dagangannya, tidak pernah saya dengar kata mengeluh terucap dari mulutnya yang terdengar hanya kata syukur yang selalu diucapkannya sebagai ungkapan terima kasihnya kepada sang pencipta yang sudah memberikannya nikmat hidup.

(more…)

Karena Jalan Hidup Semata

Pagi ini saya tersadar kembali setelah mendapat kiriman email dari sahabat lama saya, teman saya tersebut adalah seorang karyawan yang sudah kurang lebih bekerja selama 8 tahun pada sebuah group perusahaan besar di Jakarta dengan posisi terakhir sebagai IT Manager, dengan sedikit terkejut setelah saya baca email tersebut mulailah terbuka mata dan pikiran ini betapa banyak hal, kesempatan dan tantangan yang lebih besar lagi diluar sana menunggu jawaban dari kita.

Dengan posisi sebagai seorang IT Manager dalam sebuah group perusahaan yang ternama dan juga cukup mapan secara finansial dia berani mengambil sebuah keputusan untuk sebuah Jalan Hidup yang lebih baik dan lebih manusiawi, ada makna tersirat yang cukup lugas dan dalam dari sebuah kalimat “jalan hidup semata” berikut saya kutipkan isi dari email tersebut biar anda semua bisa memaknainya.

(more…)

Tontonan yang menyesatkan

Waspadalah…… waspadalah…… saat ini banyak sekali tontonan pada layar televisi yang sepatutnya tidak perlu terlalu sering ditayangkan atau tidak boleh ditayangkan sama sekali alias di banned, tidak usah jauh-jauh tiap hari dari pagi hingga malam hari tontonan yang tidak bermutu itu kerap kali muncul pada layar televisi kita, dari tontonan yang berbau kriminal seperti berita-berita kriminal yang tidak lain hanya berisikan kekerasan, pembunuhan, pelecehan sex, penipuan dan lain-lain.

Belum lagi sekarang ini tontonan yang tidak bermutu seperti sinetron indonesia hampir tiap hari menghiasi layar kaca dirumah kita, yang hanya menampilkan cerita bohong, sex pergaulan bebas maupun intrik-intrik yang mengajari orang untuk berbuat culas, dan adu domba.  Semua itu menambah deretan panjang tontonan yang menyesatkan. Bisa anda bayangkan jika anak-anak anda yang belum cukup umur dan tidak mengerti menikmati tontonan seperti itu, apa yang akan terjadi dengan generasi penerus bangsa ini.

(more…)

Improve the web with Nofollow Reciprocity.